Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Review Keajaiban Toko Kelontong Namiya

 

Berawal dari tiga orang pemuda yang tanpa sengaja masuk ke toko kelontong namiya tepat ditanggal 13 September. Mereka masuk ke toko itu karena seorang direktur wanita yang mereka curigai menatap lama toko tua tak berpenghuni itu. mereka Bernama Kohei, Atsuya dan Shota. Ketiganya adalah anak asuh dari taman Marumitsu. Taman Marumitsu itu semacam panti asuhan. Saat ini panti asuhan mereka sedang dalam kondisi ekonomi terpuruk dan  ketiganya dipecat dari pekerjaan masing-masing.

Disaat bersamaan ada seorang direktur sukses yang selalu datang ke taman marumitsu untuk menawarkan bantuan kepada taman marumitsu. Namun ada rumor yang beredar bahwa direktur itu akan merenovasi taman marumitsu untuk dijadikan sebuah hotel. Mendengar rumor itu, Kohei, Atsuya dan Shota membenci sang direktur dan berencana mencuri harta benda miliknya. Mereka mencuri uang dan kabur menggunakan mobil sang direktur. Dalam pelariannya, mobil itu mogok. Lalu mereka memutuskan untuk bersembunyi di bangunan tua yang pernah ditatap lama oleh sang direktur yaitu toko kelontong namiya.

Ketiganya menelusuri seisi toko kelontong tetapi tidak ada apapun. Tak lama kemudian Atsuya mengambil amplop yang secara misterius datang ke toko itu. Meski terjadi sedikit perdebatan, akhirnya mereka membuka dan membaca isi surat yang diterima. Tertulis nama pengirim adalah kelinci bulan.

Isi surat itu berisi tentang kegelisahan kelinci bulan tentang memilih antara pacar atau anggar. Setelah membaca keresahan dari nona kelinci bulan Shota berniat mengirimkan jawaban. Tetapi Atsuya menentang Keputusan itu karena merasa mereka bukanlah orang yang berpendidikan dan memiliki koneksi, mereka hanyalah seorang pencuri. Namun Kohei meyakinkan bahwa tidak ada salahnya membalas surat itu sembari menunggu pagi. Dengan terpaksa Atsura mengikuti kedua temannya.

Ketiganya saling melontarkan pendapat secara blak-blakan . tak lama kemudian balasan suratnya datang lagi. Mereka merasa aneh dengan apa yang terjadi dan merasa khawatir. Meski begitu mereka memberikan balasan lagi kepada nona kelinci bulan. Kali ini mereka mengawasi kotak surat untuk mengetahui siapa yang sebenarnya mengirimkan surat itu. tetapi tidak ada seorangpun yang datang dan surat balasan berikutnya telah tiba. Ada beberapa kalimat yang menurut mereka janggal yaitu “Olimpiade tahun depan” padahal tidak ada olimpiade apapun tahun depan. Terlebih nona kelinci bulan tidak paham apa itu ponsel. Selain itu, Shota menyadari sesuatu yaitu posisi bulan tidak bergeser sama sekali, padahal mereka telah disana lebih dari satu jam. Kemudian shota berteori bahwa toko kelontong namiya adalah mesin waktu yang artinya jika seseorang mengirim surat dari masa lalu maka akan sampai pada masa sekarang begitu sebaliknya. Meski tidak bisa dipercaya, tapi teori shota memang masuk akal. Untuk memastikan teori Shota, mereka memberikan balasan kepada nona kelinci bulan untuk menjelaskan terlebih dahulu tentang dirinya, seperti film dan music favorit dan hal-hal yang sedang populer akhir-akhir ini.

Benar saja apa yang disebutkan nona kelinci bulan berasal dari tahun 1979. Saat itulah Atsuya dan Kohei percaya dengan teori Shota. setelah berpikir matang-matang mereka memberikan saran untuk melupakan soal olimpiade, kalau kau mencintainya teruslah mendampingi sampai saat terakhir. Namun tak lama kemudian nona kelinci bulan mengirim surat lagi bahwa ia memutuskan untuk mengikuti pelatihan olimpiade.

Atsuya benar-benar geram membaca balasan itu. ia naik pitam dibuatnya.

Ia sudah tidak tahan lagi membaca balasan nona kelinci bulan yang tidak mau menuruti semau saran yang telah ia pikirkan matang-matang. Atsuya menulis balasan bahwa nona kelinci bulan itu bodoh dan segala amarah yang ia tuangkan.

Nona kelinci bulan membalas surat atsuya dan justru mengucapkan banyak terima kasih. Ia sama sekali tidak menyesal meskit idak terpilih untuk mengikuti olimpiade. Ia justru merasa telah memperoleh sesuatu yang lebih berharga dari medali emas.

Lalu Atsuya mengajak kedua temannya untuk meninggalkan toko kelontong namiya, tetapi shota mencegah hal itu karena ada suarat yang datang. Ternyata itu surat dari orang lain bukan balasan dari nona kelinci bulan. Kali ini pengirimnya Bernama Musisi Toko Ikan.

Tuan Musisi Toko Ikan merasa bimbang memilih untuk tetap berkarir didunia music atau harus melanjutkan usaha warisan keluarga.

Setelah berulang kali melakukan balas membalas surat akhirnya sang tuan Musisi toko ikan tetap melanjutkan karir bermusiknya. Ia selalu ingat dengan balasan dari toko kelontong namiya tentang “Suatu saat karir music anda akan menyelamatkan nyawa seseorang”. Tuan Musisi toko ikan tidak mengerti maksud dari hal itu, Kini ia mengisi music-musik diacara amal, sampai suatu hari terjadi kebakaran besar di taman Marumitsu dan tuan Musisi toko ikan meninggal karena menyelamatkan seorang anak kecil. Berkat usaha penyelamatan itu,tuan Musisi toko ikan dikenang banyak orang lewat lagunya yang selalu dinyanyikan oleh kakak dari anak kecil yang ia selamatkan. Balasan surat dari toko kelontong namiya benar-benar telah terjadi.

Ada satu surat terakhir yang melakukan konsultasi dengan Atsuya, Kohei dan Shota yaitu seorang gadis berusia 19 tahun yang bimbang memilih bekerja di kantor sebagai office girl atau bekerja di sebuah bar. Setelah berulang kali mendapatkan balasan sang gadis mendapatkan saran yang menjanjikan yaitu bekerja dibar selama beberapa waktu sambil belajar tentang ekonomi dan saham. Gadis itu mengikuti saran dengan baik dan kini menjadi direktur sukses yang ternyata rumahnya didatangi oleh Atsuya, Kohei dan Shota. mengetahui hal itu, ketiganya tersadar dan berniat mengembalikan semua barang curian dan menyerahkan diri ke polisi. Diakhir novel terlihat sekali perkembangan karakter dari mereka. satu kalimat yang sangat membuatku takjub dan tertampar adalah “Dia hendak mengucapkan terima kasih banyak kepada kita untuk para manusia sampah.”. Dari sini aku sadar bahwa setiap orang memang selalu memiliki sisi baik -buruknya masing-masing. Bahkan seseorang yang terkadang sangat kita remehkan mungkin bisa membantu kita dilain hal.

Oh iya, pemilik toko kelontong namiya pada masa lalu Bernama Namiya Yuji. Ia adalah sosok kakek yang sangat bijaksana dan penuh pertimbangan saat memberikan saran, bahkan untuk sebuah pertanyaan bercanda, tidak pernah dijawab asal-asalah oleh kakek Namiya.

Suatu hari sang kakek menderita kanker pancreas. Dalam menjalani sisa hidupnya ia memilih Kembali ke toko kelontong namiya dan berpesan kepada sang anak agar melakukan suatu hal untuk dirinya di usia 32 tahun mendatang. Tak lama kemudian Kakek namiya meninggal pada tanggal 13 september. Dan tepat pada hari itu keajaiban toko kelontong namiya terjadi, seolah gerbang waktu antara masa lalu dan masa kini terbuka didalam toko kelontong itu.

Ada juga beberapa konsultasi lain dalam novel, seperti seorang Perempuan yang bimbang yang memilih untuk mempertahankan bayi dalam kandungannya atau tidak?, seorang anak yang bimbang harus ikut orangtuanya untuk melarikan diri atau tidak? Dan konsultasi lainnya. setiap tokoh dalam novel saling berhubungan dan memiliki pengaruh. Jadi kalau kalian membaca, aku sarankan jangan lewatkan satu lembarpun.

Ternyata kakek Namiya dulunya adalah kekasih dari pemilik taman Marumitsu. Keduanya tidak direstui oleh orangtua pihak wanita, karena kakek Namiya hanyalah seorang buruh pabrik. Sedangkan sang wanita yang Bernama Akiko berasal dari keluarga terpandang. Kakek Namiya tidak marah dengan orangtua Akiko, justru ia merasa itu adalah Keputusan yang tepat. Kakek Namiya pulang kekampung menjadi petani dan menikah sampai punya anak. Namun, Akiko tidak memutuskan untuk tidak mencintai atau menikah dengan siapapun. Kemudian ia membanguan panti asuhan dan mendedikasikan hidupnya untuk merawat anak-anak yang kurang beruntung.

Berbagai kisah yang disajikan mempunyai permasalahannya masing-masing. Dari beberapa konsultasi, kita paham bahwa pengirim surat sebenarnya sudah mengetahui Solusi terbaik dari permasalahan yang mereka hadapi. hanya saja ada keraguan yang membuat mereka bimbang. Disinlah orang lain mempunyai peran untuk memberikan penegasan dan dukungan agar kita mempunyai kekuatan untuk benar-benar mengambil Keputusan tepat tanpa penyesalan.

Aku sangat menyukai tentang Konsep sederhana keluarga yaitu sebisa mungkin kita harus selalu bersama-sama. Selama satu keluarga masih berada didalam kapal yang sama, masih ada kemungkinan untuk Kembali ke jalan yang benar. Sebesar apapun masalah keluarga kalau dihadapi bersama akan bisa terselesaikan. Kuncinya saling percaya dan bertanggungjwab. Namun saat kepercayaan itu hilang, maka keluarga tidak bisa menjadi utuh Kembali.

Sampai jumpa di buku selanjutnya.

Post a Comment for "Review Keajaiban Toko Kelontong Namiya"