Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Alur Drama Korea - Strangers From Hell

Judul                     : Strangers From Hell

Sutradara              : Lee Chang Hee

Episode                 : 10 Episode

Genre                    : Drama, Horror, Misteri, Thriller, Psikologi

Adaptasi               : Webtoon

 

Stranger from Hell berkisah tentang seorang pemuda bernama Yoon Jong Woo yang menghabiskan lebih dari 20 tahun hidupnya di kota kecil. Suatu ketika, ia mendapat tawaran pekerjaan di Seoul. Saat mencari tempat tinggal di Seoul, Jong Woo menemukan Een Gosiwon sebuah asrama murah di mana para penghuninya harus berbagi dapur dan kamar mandi. Meski tak suka dengan kondisinya, Jong Woo harus bertahan tinggal disitu untuk sementara waktu. Ia akan menabung gajinya supaya dalam waktu enam bulan bisa pindah ke apartemen yang lebih bagus. Namun setelah tinggal disana, ia merasakan keanehan pemilik dan para penghuni asrama lainnya. Tak berselang lama setelah ia pindah ke asrama tersebut berbagai peristiwa misterius mulai terjadi.

Episode 1

Seorang remaja usia 17 tahun bernama Yoon Jong Woo mendapatkan tawaran pekerjaan di Seoul dan baru saja pindah kesana. Ia tinggal di rumah kost eden yang terlihat sangat tidak layak huni. Tempatnya sangat gelap dan menakutkan. Dalam hati ia merasa sangat tidak nyaman tetapi tidak ada lagi tempat yang menawarkan harga sewa semurah itu. Bahkan penghuni kost juga sangat menyeramkan, mereka sangat misterius.

Rumah kost Eden ada beberapa penghuni yaitu Eom Bok-soon (pemilik rumah kost Eden), An Hee-Jong (Pria berbadan besar), Hong Nam-bok (pria mesum berkacamata), Byeon Deuk-Jong dan Byeon Deuk-soo (Pria kembar), Seo Moon Zo (Dokter gigi), Yoon Ki-hyeok (Pria misterius).

Song Jung Hwa, seorang polisi wanita mendapatkan laporan tentang kematian kucing dan mendatangi TKP. Benar saja, ada seekor kucing mati yang dimasukkan kedalam plastic hitam. Rekannya menganggap kasus itu adalah kasus biasa. Berbeda dengan Song Jung Hwa yang menganggap kasus kematian kucing adalah awal dari kasus pembunuhan. Ia teringat dengan kasus pembunuhan tiga bulan lalu yang diawali sering ada laporan kematian kucing dilingkungan setempat. Ia menceritakan hal itu kepada rekan yang lain, tetap saja tidak ada yang percaya.

Rekan polisinya justru menyarankan Song Jung Hwa untuk segera periksa gigi daripada menyelidiki kasus sepele karena Song Jung Hwa terus mengeluh dengan giginya. Song Jung Hwa pun pergi ketempat dokter gigi. Sang dokter menyarankan agar Song Jung Hwa melakukan perawatan akar gigi dan ia bisa memulainya minggu depan. Sang dokter kemudian memberinya resep sementara untuk menghilangkan rasa sakit.

Pada malam hari, Yoon Jung Woo makan bersama Shin Jae Ho, seorang senior yang memberinya pekerjaan. Sikap Shin Jae Ho membuat Yoon Jung Woo sangat tidak nyaman, ia berlaku sombong dan terlalu ikut campur terhadap kehidupan Yoon Jung Woo. Tetapi Yoon Jung Woo menyimpan semua kekesalan itu didalam pikirannya sendiri.

Setelah selesai Yoon Jung Woo pulang ke kost dan memasak ramyoen di dapur. An Hee Jong menghampirinya dan memperingati Yoon Jung Woo untuk tidak pernah memakan telur dari pemilik kost karena telur itu adalah telur-telur busuk. Yoon Jung Woo memcahkan satu telur dan telur itu berisi darah dengan kuning telur yang sudah hancur. Mereka makan ramyeon bersama. An Hee Jong juga mengatakan untuk tidak berlama-lama tinggal dirumah Kost Eden karena orang normal bisa menjadi gila hanya dengan tinggal lama ditempat ini. An Hee Jong menceritakan bahwa satu minggu lagi, ia akan kembali kekampung halaman dan benar-benar memperingati Yoon Jung Woo untuk berhati-hati dengan para penghuni di rumah kost Eden.

Yoon Jung Woo bahkan tidak bisa tertidur nyenyak. Ia mendapatkan mimpi buruk yang akhrinya terbangun karena mendengar suara rebut dari luar. Ia segera keluar kamar dan melihat An Hee Jong dan Byeon Deuk-jong sedang bertengkar.

Yoon Jung Woo hanya terdiam. Ia merasa kesal dan takut secara bersamaan. Dalam hati ia berkata “Mereka sudah tahu bahwa tempat ini adalah neraka”.

Episode 2

Diluar kamar, An Hee Jong dan Byeon Deuk Jong yang sedang bertengkat dilerai oleh Ki Hyeok. Byeon Deuk-jong pun segera meminta maaf. An Hee Jong merasa dipermainkan dan tidak membalas permintaan maaf itu, ia langsung masuk ke kamarnya dengan perasaan marah. Semua orang kembali ketempatnya masing-masing.

Song Jung Hwa masih terus menyelidiki kematian kucing yang ia temukan. Ia melihat Byeon Deuk-jong terekam dengan membawa plastic hitam. Lalu mendapatkan tempat tinggal Byeon Deuk-jong dan mendatangi rumah kost Eden. Byeun Deuk-jong diinterogasi dikantor polisi karena telah membunuh 13 kucing. Tetapi Byeun Deuk-jong mengakui bahwa ia membunuh 1 kucing. Polisi membebaskan Byeun Deuk-Jong karena ia terlihat mempunyai gangguan mental. Kemudian rekan polisi Song Jung Hwa menunjukkan beberapa kasus orang hilang yang salah satunya adalah orang imigrasi dan terakhir dikabarkan keberadaannya ada di rumah kost Eden.

Yoon Jung Woo memulai hari pertamanya bekerja. Namun orang-orang yang ia temui dikantor sangat dingin dan cuek. Bahkan sang senior yang mengajaknya bekerja sama juga selalu bertingkah sombong dan selalu membuat Yoon Jung Woo kesal.

Dikostan, An Hee Jong sedang tidur dan bermimpi buruk jika ia diserang oleh seluruh penghuni kost. An Hee Jong terbangun karena suara gaduh dari lantai atas. Ia pun segera mendatangi ruangan itu dan melihat ada seseorang yang penuh darah sedang di sekap. An Hee Jong mematung dan langsung dipukul dengan kapak dari belakang oleh seseorang. An Hee Jong diikat dan disiksa. Ia berhasil menelepon panggilan darurat dan Kembali tak sadarkan diri lagi.

Tak lama kemudian polisi datang ke rumah kost Eden. Ia menanyakan tentang An Hee Jong yang meminta bantuan kepada polisi. Pemilik rumah kost itu menunjukkan kamar An Hee Jong dan mengatakan bahwa ia bersikap kasar kepada penghuni kost lainnya. Polisi pun pergi dengan meninggalkan kartu namanya. Ketika meninggalkan rumah kost Eden, Ki Hyeon mengikuti polisi dan membunuh polisi itu.

Tak lama kemudian Seo Moon Zo kembali ke rumah Kost Eden. Ia menghampiri Ki Hyeok didalam mobil dan menyuntiknya sambil berkata “Kau itu sebuah kegagalan, aku itu menciptakan seni bukan sekedar membunuh. Mengapai kau membunuh tanpa izin dariku?” lalu ia mencekik Ki Hyeok sampai meninggal.

Sesampainya di dalam rumah Kost, sang dokter mendatangi Yoon Jung Woo. Mereka berbincang-bincang diatas atap rumah kost. “mungkin kamu adalah satu jenis dengan saya”. Yoon Jung Woo terbelalak saat mendengar hal itu.

Episode 3

Seo Moon Zoo mengungkapkan bahwa ia penggemar Raymond Chandler. Mendengar hal itu, Yoon Jung Woo menjadi tertarik kepada Seo Moon Zoo. Mereka sama-sama menjadi penggemar Rarmond Chandler.

Yoon Jung Woo menceritakan bahwa ia sedang menulis fiksi criminal dengan latar seorang pianis terkenal yang ternyata pembunuh berantai yang sedang merajalela. Seo Moon Zoo mengatakan bahwa orang-orang seperti itu selalu ada disekitar kita, orang yang normal tetapi punya nafsu membunuh.

Kemudian Yoon Jung Woo menceritakan ciri khas pembunuhan dalam tokoh fiksinya yaitu ia membunuh dengan tangan kosong tanpa alat apapun, ia mencekik korban dan mengamatinya sampai mati. Psikologi dibalik metodenya yaitu dengan kedua tangannya yang pucat dan ramping dia ingin merasakan panas tubuh korban hilang secara perlahan.

Lalu Yoon Jung Woo kembali kekamarnya. Ia merasa ada yang memasuki kamarnya karena laptop yang semula membuka menjadi menutup. Ia teringat dengan keributan tempo hari dimana An Hee Jong menuduh Byeon Deuk-jong memasuki kamarnya. Tetapi, ia berusaha keras untuk tidak terlalu memikirkannya.

Setelah Yoon Jung Woo pergi bekerja, Seo Moon Zoo memasuki ruang dimana An Hee Jong disekap. Seo Moon Zoo mengatakan “Ada tiga hal yang tempat ini punya, yaitu tidak ada pelajar, tidak ada sinar matahari dan tidak ada yang mencari kami. Semenjak kamu datang, banyak orang yang mencari kami”. Ia menggunakan alat pelindung dan segera menyiksa An Hee Jong. Gigi An Hee Jong dicabut dengan paksa tanpa bius. Gigi yang dicabut itu diukir dan dijadikan hiasan untuk koleksi cincin Seo Moon Zoo.

Dikantor, Yoon Jung Woo mendapatkan perlakuan yang sangat tidak enak dari rekan kerjanya. Yoon Jung Woo bahkan pernah berimajinasi menghajar manajer park habis-habisan. Tetapi ia hanya memendam rasa kesal dan amarahnya sendirian.

Song Jung Hwa melihat seorang perempuan mengamati kantor polisi dari kejauhan. Wanita itu adalah istri Kumail, imigran yang dilaporkan hilang tempo hari. Song Jung Hwa semakin curiga dengan kost Eden. Dan menyelidiki latar belakang penghuni kost.

Song Jung Hwa mendatangi rumah paman Byeon Deuk Jong. Dimasa lalu Byeun Deuk-Jong pernah menyulut api untuk membunuh pamannya. Sehingga sang paman mengirim saudara kembar itu ke panti asuhan. Ternyata di panti asuhan itu Byeon Deuk Jong tinggal bersama Eom Book-soon dan sudah melakukan hal-hal buruk.

Didepan rumah kost ia melihat Byeon Deuk-jong dan Byeon Deuk-soo sedang membawa sebuah karung besar. Ia penasaran dan mengikuti dari atas. Yoon Jung Woo meminta untuk membuka karungnya untuk memastian bahwa isinya bukan hal yang aneh. Yoon Jung Woo membuka karungnya dan sangat terkejut denga nisi didalam karung itu. Yon Jung Woo melihat bangkai kucing. Kakinya gemetar. Lalu Yoon Jung Woo dan Seo Moo Zoo kembali ke rumah kost bersama. Yoon Jung Woo merasa aneh dengan reaksi Seo Moo Zoo yang sangat tenang melihat bangkai kucing.

Sesampainya di rumah kost Eden, Seo Moo Zoo memberikan makanan yang dimasak oleh pemilik kost.

Episode 4

Yoon Jung Woo dan Seo Moo Zoo memakan sebuah daging khusus yang dimasak oleh pemilik kost. Yoon Jung Woo merasa rasa dagingnya aneh. Setiap gerakan, tatapan dan ucapan dari Seo Moo Zoo terlihat sangat mengintimidasi dan menakutkan.

“Kenapa begitu? Apa kamu pikir ini daging manusia?” ucap Seo Moo Zoo sambil tersenyum menakutkan.

Yoon Jung Woo tidak menjawab, ia berpamitan untuk kekamar duluan karena besok akan bekerja.

Ditempat lain,, Byeon Deuk-Jong dan Byeun-Deok Soo di hentikan oleh Song Jung Hwa dengan mobil polisi. Song Hwa melihat jam tangan yang dipakai oleh Byeon Deuk-Soo mirip dengan jam tangan Kumail. Lalu ia meminta untuk memeriksa bagasi mobil. Song Jung Hwa memeriksa ada bekas darah di bagasi mobil. Bekas darah itu adalah bekas dari sampah makanan. Lalu si kembar kembali kerumah kost.

Yoon Jung Woo merasa senang karena alur cerita fiksinya mulai berlanjut sedikit demi sedikit. Seo Moo Zoo mengamati Yoon Jung Woo dari lubang kecil dibalik kamarnya. Ia menyeringai dengan sangat menyeramkan.

Song Jung Hwa berpamitan untuk pergi bekerja. Kemudian ia teringat tentang istri Kumail yang memohon pertolongan padanya. Lalu ia pergi ke rumah kost Eden dan menemui Eom Book-soon. Eom Book-soon berpamitan untuk melakukan kegiatan sukarelawan. Song Jung Hwa memberikan tumpangan kepada Yoon Jung Woo untuk berangkat kerja dan berbincang tentang orang hilang di kost eden.

Saat turun dari mobil Song Jung Hwa, Eom Book-soon menyapa seorang wanita tua dijalan dan mengajaknya untuk minum teh dirumahnya. Wanita itu meramal di rumah kost Eden. Wanita tua itu merasa aneh dan izin pamit untuk pergi. Tetapi ia sudah minum sesuatu dari Eom Book-soon yang menjadikannya lemah.

“Kamu sok meramal, tapi meramal diri sendiri saja tidak bisa?” tegas Eom Book-Soon sambil mencekik leher wanita tua itu.

 Yoon Jung Woo pergi makan siang bersama rekan kerjanya. Kemudian Jae Ho menawarkan daging mentah kepada Yoon Jung Woo. Tetapi Yoon Jung Woo teringat dengan Seo Moo Zoo yang menawarkannya daging, ia langsung mual dan pergi kekamar mandi. Manajer Park menghampiri Yoon Jung Woo dikamar mandi. Ia mengatakan bahwa Yoon Jung Woo berpura-pura baik dengan wajah tampannya tetapi hal itu tidak akan mempan pada dirinya.

“Jae Ho bisakah kamu tidak mengungkit kostku didepan yang lain?” Pinta Yoon Jung Woo kepada Jae Ho. Tetapi Jae Ho malah menyalahkan Yoon Jung Woo yang tidak bisa mengendalikan emosinya.

Dalam imajinasinya ia mencekik Jae Ho sekuat tenaga. Nyatanya, ia hanya terdiam dan berkata ia pada semua perintah Jae Ho.

Song Jung Hwa mendatangi Dokter Seo Moo Zoo untuk periksa gigi. Ia mengungkapkan kasus kemaian kucing dan orang hilang kepada sang dokter. Sang dokter itu juga meyakinkan bahwa ia juga pernah membaca sebuah buku yang menyatakan bahwa pembunuhan kucing adalah awal dari kasus pembunuhan berantai. Sang dokter mematikan semua CCTV dan membawa gunting besar lalu kembali menemui Song Jung Hwa. Namun, Song Jung Hwa mendapat panggilan tugas dadakan dan segera pamit. Niat sang dokter itu pun digagalkan.

Yoon Jung Woo menelepon Ji Eun untuk mengeluhkan semua orang penghuni rumah kost yang aneh. “Kamu jangan terlalu sensitive dan harus lebih tegas lagi dikantor.” Ucap Ji Eun. Ji Eun juga mengalami tekanan yang sama ditempat kerjanya. Sehingga ia merasa sangat lelah dengan keluhan dari Yoon Jung Woo.

Sesampainya dirumah kost,  Eom Book-soon memberikan segelas minuman kepada Yoon Jung Woo sembari menanyakan apa yang ia bicarakan kepada polisi. Ia takut rumor aneh tersebar dan akan mempengaruhi bisnis kostannya.

Seo Moo Zoo datang ke dapur sambil menanyakan keadaan Yoon Jung Woo kepada Eom Book-soon.

“Ini bukan pengalaman pertamaku. Obatnya mulai berpengaruh. Jangan cemas. Kamu akan membereskan Yoon Jung Woo malam ini?” Jelas Eom Book-soon.

Yoon Jung Woo memasuki kamarnya. Ia mengalami gangguan mental yang semakin kuat. Ia mendengar beberapa cacian dan bentakan dari banyak orang. Tubuhnya terasa lemas dan ia pingsan. Diluar kamar, penghuni kost membawa benda tajam sambil berdiri didepan kamar Yoon Jung Woo. Seo Moo Zoo terus mengamati dari lubang dinding.

Episode 5

Seo Moo Zoo mengatakan bahwa Yoon Jung Woo akan menjadi komplotannya meski terlihat lemah.

Yoon Jung Woo kembali sadar dari pingsannya. Lalu ia protes kepada Eom Beok-soon bahwa ada seseorang yang masuk kekamarnya. Ia meminta untuk mengecek CCTV. Yoon Jung Woo melihat Hong Nam-bok berdiri didepan kamarnya dan langsung memarahinya. Seo Moo Zoo keluar kamar dan menghentikan keributan itu. Seluruh penghuni kost ikut menyaksikan kejadian itu.

Yoon Jung Woo merasa sangat terancam berdiri ditengah-tengah mereka. Para penghuni kost itu sangat menyeramkan dengan senyumnya. Lalu Yoon Jung Woo masuk kekamarnya lagi.

Kemudian Seo Moo Zoo mengajaknya untuk berbicara diatap.  Seo Moo Zoo mulai mempengaruhi Yoon Jung Woo. Ia mengatakan bahwa pria yang menganggunya harus dibunuh. Ia mengatakan bahwa penghuni kost adalah orang aneh dan Yoon Jung Woo adalah orang yang berbeda. Selain itu Yoon Jung Woo bisa melakukan apapun sesuka hati.

Song Jung Hwa pulang dan mendapatkan nasihat dari neneknya untuk berhati-hati dan jangan mudah percaya kepada orang lain.

Yoon Jung Woo datang kekantor polisi dan menyerahkan buku catatan milik penghuni kost sebelumnya yaitu Kumail yang dilaporkan sebagai orang hilang. Ia menjelaskan situasi yang terjadi di rumah kost tetapi ia melihat ibu kost di ujung jalan dan mengurungkan niat itu. Yoon Jung Woo sangat ketakutan sampai ia berjalan tergesa-gesa dan menabrak seseorang.

Tak lama setelah itu Song Jung Hwa mendatangi rumah kost Eden sendirian. Ia masuk ke lantai 4 rumah kost Eden. Ia menelusuri seluruh ruangn itu satu persatu. Namun, ia kembali kekantor polisi tanpa berhasil menemukan apapun.

Yoon Jung Woo makan malam dengan rekan kerjanya. Yoon Jung Woo meminta tolong kepada Jae Ho untuk diizinkan tinggal dirumah Jae Ho. Jae Ho tidak bisa membantunya karena ia ada acara dan rumahnya tidak menerima tamu.

Tak lama setelah itu, Yoon Jung Woo mendapatkan pesan misterius “Bukankah kau ingin membunuhnya?”. Ia sangat terkejut dan menelusuri sekitar. Ia merasa ada seseorang yang mengawasi, dan tidak menemukan siapapun.

Yoon Jung Woo mabuk bersama rekan kerjanya. Lalu ia diantarkan pulang naik taksi. Tetapi supir taksi tidak dapat menemukan alamat rumah kost eden dan ia membawa Yoon Jung Woo ke kantor polisi.

“Pada titik apa semuanya menjadi salah? Jika aku tidak datang ketempat mengerikan ini, akankah aku ketempat yang lebih baik?”

Diwaktu yang sama Jae Ho menelepon Ji Eun untuk mengajak bertemu. Tetapi Ji Eun memutar balikkan kendaraannya dan mencari rumah kost eden untuk menemui Yoon Jung Woo. Ia mengaku takut dan sangat takut berada di rumah kost itu karena semua penghuninya aneh.

Saat ia sadar dari mabuk, ia melihat Ji Eun mengabari bahwa ia ada di rumah kost eden.

Episode 6

Ji Eun datang kerumah kost Eden. Didepan rumah kost ia bertemu dengan Seo Moo Zoo dan diajak untuk masuk kekamar Yoon Jung Woo. Disaat bersamaan, Yoon Jung Woo segera kembali kerumah kostnya bersama polisi.

Sesampainya di rumah kost, ia berteriak mencari Ji Eun. Ia bertindak berlebihan didepan Ji Eun. Ia memaksa Ji Eun untuk keluar dari rumah kost itu. Lalu Ji Eun kembali kerumah diantar dengan mobil polisi, Saat meninggalkan rumah kost Eden, Song Jung Hwa melihat seseorang yang menakutkan dari atap rumah kost Eden.

Rekan kerja Song Jung Hwa menganggap Yoon Jung Woo aneh. Tetapi bagi Song Jung Hwa seseorang menjadi aneh karena pengaruh dari orang-orang sekitarnya.

Song Jung Hwa cerita tentang kasus orang hilang dan rumah kost eden kepada ayahnya. Ayahnya mengatakan bahwa kejahatan itu mungkin adalah komplotan dengan pemimpin kuat yang mampu mengatur semuanya. Ia terus menyelidiki latarbelakang Eom Beok-soon.

Yoon Jung Woo pergi mencari-cari tempat kost. Tapi tidak ada harga murah seperti di kost eden. Kemudian Yoon Jung Woo membeli pisau untuk berjaga-jaga.

Sesampainya di kost eden, ternyata ada penghuni baru yang meminjam charger ponsel. Tetapi didalam kamar penghuni baru itu sudah ada charger miliknya sendiri.

Tak lama kemudian, Yoon Jung Woo mendengar suara dari lantai atas. Ia segera memeriksanya. Ia masuk keruangan terlarang. Byeon Deuk-soo menghampirina dengan semangat ingin membunuh Yoon Jung Woo. Lalu ia kembali dan berdarah.

“Aku suka tugasku. Jadi jika ada yang mencampuri tugasku aku tidak akan segan-segan” ucap Seo Moo Zoo yang muncul setelah Byeon Deuk-soo meninggal.

Yoon Jung Woo mengalami mimpi buruk lagi. Kali ini ia melihat dirinya sendiri sedang tersenyum menakutkan sembari memperingati untuk segera pergi.

Episode 7

Yoon Jung Woo yang sedang tidur terbangun karena mendengar suara seseorang. Lalu ia berjalan keluar kamar dan mengecek kamar kost satu persatu. Ia melihat dirinya sendiri berada di dalam kamar. Ia disuruh segera lari dengan suara ketawa yang sangat menakutkan. Lalu Yoon Jung Woo benar-benar terbangun dari tidurnya.

Song Jung Hwa mengungkapkan identitas Eom Beom-sook kepada ayahnya. Eom Beom-sook aneh karena menikah dua kali dan kedua suaminya meninggal Karena kecelakaan kebakaran, bahkan orangtuanya juga meninggal karena kasus kebakaran. Lalu Eom Beom-sook mendapatkan uang asuransi yang digunakan untuk mendirikan panti asuhan. Panti asuhan itupun kemudian terbakar dan ia mendapat uang asuransi lebih banyak. Lalu ia menyelidiki kasus kebakaran panti asuhan dan teringat klinik dokter seo yang selalu ia datangi.

Tak lama kemudian, Song Jung Hwa mengunjungi klinik dokter gigi itu dan menanyakan tentang panti asuhan Spring. Dokter seo berasal dari panti asuhan Spring, sehingga ia menamai kliniknya sama dengan nama panti asuhan dengan alasan ingin menolong orang layaknya panti asuhan itu. Ia juga mengenal Eom Beok-soo karena ia sudah dianggap seperti ibu kandung baginya, Eom Beok-soo sekarang adalah pemilik rumah kost eden. Kemudian ia masuk ke ruangan untuk periksa gigi.

Penghuni baru itu adalah seorang penyanyi rap. ia bernama Kang Seok Yo. Ia keluar bersama Yoon Jung Woo untuk melakukan rap dijalanan. Kemudian ia makan bersama. Yoon Jung Woo menceritakan keanehan di rumah kost eden kepada penghuni baru.

Kang Seok Yo mengirimi foro Hong Nam Book yang berada didepan kamar Yoon Jung Woo. Setelah itu Kang Seok Yo tidak bisa dihubungi. Yoon Jung Woo yang sangat panik segera kembali kekostan dan menuju ke atap untuk menemui Kang Seok Yo.

Kang Seok Yo menunjukkan dompet yang ia temukan dipojok kamar. Dompet itu milih An Hee Jong. Kang Seok yo mengatakan bahwa mustahil seseorang yang pindah meninggalkan dompetnya begitu saja bahkan masih ada isinya. Ia mulai curiga dengan semua kisah Yoon Jung Woo benar-benar terjadi didalam kost. Ia merasa harus melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi. Yoon Jung Woo memperingati untuk tidak ikut campur Karena sangat berbahaya.

Yoon Jung Woo memaki penghuni kost dan ia mengatakan bahwa Seo Moo Zoo adalah penghuni yang paling seram. Lalu Seo Moo Zoo muncul dan mendukung Yoon Jung Woo untuk mengungkapkan apa adanya agar bisa lega.

Yoon Jung Woo dan Kang Seok Yo mandi bersama dengan bahagia. Setidaknya mereka merasa nyaman karena dekat satu sama lain.

Yoon Jung Woo lupa tidak buang air kecil, lalu ia pergi kekamar mandi. Namun ia memergoki Hong Nam-book berdiri didepan kamarnya sambil memegang pisau. Ia hampir memotret hal itu, tetapi Eom Beok-soon datang dan mengagalkan aksinya. Eom Beok-soon menyarankan untuk mengecek kamar Hong Nam-book, tetapi tidak ada pisau disana. Yoon Jung Woo semakin menggila karena hal itu.

Keesokannya ia pergi bekerja. Tak lama kemudian, Kang Seok Yo meneleponnya dan menceritakan semua yang ia lihat di kost. Di kost Kang Seok Yo berjalan ke arah ruangan yang dilarang untuk didatangi. Tak lama kemudian ia menelepon lagi dan mengajak makan ramyeon bersama dengan wajah yang ketakutan.

Jam pulang kantor telah tiba, Yoon Jung Woo memutuskan tidak pulang bersama yang lain. Ketika kantor sepi ia mengacak-acak kantor. Kelakuannya itu terekam oleh CCTV kantor. Kemudian ia pergi kesebuah warnet. Di warnet itu ada anak sekolah yang ribut, ia mengadukan hal itu kepemilik warnet. Saat pulang ia dihadang oleh anak yang ditegur tadi.

Mereka berkelahi dan Yoon Jung Woo menjadi sangat tidak terkendali. Ia berhasil mengalahkan ketiga anak itu seorang diri.

Yoon Jung Woo sangat kelelahan dan duduk dekat dinding. Seo Moo Zoo mendatangi Yoon Jung Woo dan mengatakan bahwa ia ada dipihak Yoon Jung Woo.

Episode 8

Seo Moo Zoo mendatangi Yoon Jung Woo dan mengobati lukanya. Ia membawa Yoon Jung Woo ke kliniknya dan mengobati. Ia mempermainkan mental Yoon Jung Woo. Ia menanyakan ke Yoon Jung Woo siapa Seo Moo Zoo sebenarnya, apakah ia adalah seorang dokter yang tinggal satu kost atau pembunuh berantai seperti dalam novel kriminalnya? Yoon Jung Woo merasa sangat ketakutan dan terancam.

Keesokan harinya para orang tua anak sekolah itu menuntut Yoon Jung Woo di kantor polisi. Yoon Jung Woo tidak bisa berbicara apapun. Ia terlihat mempunyai trauma yang sangat besar dan rasa khawatir yang begitu besar. Kemudian Seo Moo Zoo datang sebagai wali dan memberikan uang damai kepada orangtua korban.

Di rumah dikost, Kang Seok Yo berusaha mengajak Yoon Jung Woo berbicara tetapi seperti tidak ditanggapi. Yoon Jung Woo nampak sangat ketakutan dan benar-benar tidak bisa diajak berkomunikasi. Ia terus berjalan kearah kamarnya. Kang Seok Yo terus mengikuti dan mengamati dibelakangnya. Saat kamarnya dibuka, Yoon Jung Woo berteriak ketakutan karena ia mengalami halusinasi. Lalu ia masuk kamar dan berusaha untuk tenang. Tetapi ia terus mendengar ucapan orang-orang yang membuatnya semakin takut.

Song Jung Hwa terus menyelidiki kasus hilangnya Kumail dan seorang detektif yang menyelidiki kost Eden. Ia berhasil menemukan jarum suntik yang diduga bisa dijadikan sebagai senjata pembunuhan. Song Jung Hwa melaporkan hal itu kepada unit kerja sang detektif tetapi malah diremehkan. Lalu ia bertekad melakuan penyelidikan lebih lanjut sendirian. Ia membawa jarum suntik yang ditemukan dan ternyata Jarum suntik itu tidak mempunyai sidik jari dan tidak ada DNA sang detektif, tetapi mengandung Articaine yaitu obat bius lokal yang biasanya digunakan pada klinik gigi.

Ditempat kerja Yoon Jung Woo memukul manajer park dengan brutal. Yoon Jung Woo sudah hilang kendali. Ia bahkan tertawa lega setelah membayangkan memukul manajer park. Ia pergi meninggalkan kantor begitu saja dan kembali ke rumah kost setelah malam hari. Jae Ho menemui Yoon Jung Woo didepan rumah kost dan menjelaskan kesalahpahaman antara mereka. Tiba-tiba Seo Moo Zoo datang dan membuat Yoon Jung Woo ketakutan.

“Tinggal dikamar kost sempit itu menakutkan dan seperti sendirian didunia. Tetapi jika orang terdekatpun tidak paham perasaan kita, kam tahu persis rasanya” ucap Seo Moo Zoo.

Yoon Jung Woo memperingati Jae Ho untuk berhati-hati dengan Seo Mo Zoo. Benar saja, Seo Moo Zoo mengikuti Jae Ho dan menyuntikkan sesuatu keleher Jae Ho yang membuatnya langsung tak sadarkan diri. Seorang wartawan yang diam-diam masuk kekantor Jae Ho menyaksikan kejadian itu dan diam-diam mengiktui Seo Moo Zoo.

Seo Moo Zoo menguntit Yoon Jung Woo dimanapun. Ia membuat Yoon Jung Woo sangat ketakutan lagi dan lagi. Ji Eun menemani Yoon Jung Woo sampai ke tempat penginapan. Yoon Jung Woo sudah seperti orang yang tidak waras.

Kang Seok Yo berada di dapur karena merasa lapar. Tak lama kemudia Seo Moo Zoo datang dan mengajaknya makan daging khusus milik rumah kost eden. Kang Seok Yo memakan daging itu dengan sangat lahap.

“Daging itu adalah daging manusia” ucap Seo Moo Zoo yang kemudian ia akui sebagai sebuah candaan.

Kang Seok Yo merasa takut tetapi dia masih bersikap normal dan berusaha biasa saja. Ia menelepon Yoon Jung Woo, namun ponselnya mati. Kemudian Kang Seok Yo masuk ke ruangan dilantai 4. Kang Seok Yo menelusuri setiap ruangan. Ruangan itu sangat gelap. Lalu ia dipergoki oleh Seo Moo Zoo.

“Kira-kira pemuda itu muat berapa plastic ya?” tanya Byeon Deuk-so.

Merekapun beraksi membuat Kang Seok Yo pingsan.

Episode 9

Di waktu yang sama, Yoon Jung Woo menodongkan pisau kepada Ji Eun karena melihat Ji Eun seperti Seo Moo Zoo. Ji Eun langsung pergi karena ketakutan. Lalu ia melihat Kang Seok Yo mengirim pesan aneh. Yoon Jung Woo kembali ke rumah kost eden. Dalam perjalanan ia berusaha terus menelepon Kang Seok Yo namun masih tidak aktif.

Sesampainya dikost, Kang Seok Yo memohon agar Yoon Jung Woo tetap tinggal bersamanya. Namun, Yoon Jung Wo memintanya untuk segera pindah dan meninggalkan Kang Seok Yo. Kang Seok Yo pun disiksa kembali.  

Song Jung Hwa mendatangi pegunungan seorang diri untuk memeriksa sebuah mobil yang mencurigakan. Tak lama kemudian beberapa orang datang dan melakukan penyelidikan secara resmi.

Dilain tempat, ada laporan kematian seseorang yaitu Jae Ho yang mati karena dikantornya sendiri. Song Jung Hwa memberitahu jika kasus itu berkaitan dengan kost. Tetapi polisi yang menangani membantah hal itu.

Yoon Jung Woo mendatangi Ji Eun dan berusaha meminta maaf. Tetapi pesannya tidak dijawab sama sekali. kemudian ia tidur di warnet dan memaksakan diri untuk tidak kembali ke rumah kost. Ia mendapatkan kabar bahwa Jae Ho tewas. Yoon Jung Woo langsung berpikir bahwa pembunuhnya adalah Seo Moo Zoo. Lalu ia teringat Kang Seok Yo yang memohonnya untuk tetap tinggal bersama, bisa saja ia dibunuh. Kemudian Yoon Jung Woo menelepon polisi untuk memberitahukan ada pembunuh berantai. Tetapi polisi menganggapnya mabuk dan memberitahu jangan melakukan panggilan iseng. Yoon Jung Woo sangat kesal mendengarnya.

Tiba-tibanya ibunya menelepon dan merasa khawatir dengan Yoon Jung Woo. Yoon Jung Woo mengatakan bahwa ia akan segera berangkat kerja dan semuanya baik-baik saja.

Kang Seok Yo diikat dalam sebuah ruangan gelap. Ia sudah penuh dengan darah dan tak berdaya. Kemudian ia menyerahkan Kang Seok Yo kepada Byeon Deuk-jung. Kang Seok dibebaskan dan diberi kesempatan untuk kabur. Sayangnya saat kabur ia bertemu dengan Eom Beok-soo dan kembali disekap lagi.

Byeon Deuk-jung merasa sudah muak dengan Seo Moo Zoo dan bertemu sang wartawan agar bisa mengungkap kejahatan Seo Moo Zoo. Ia memberikan semua kartu memori yang dimiliki sebagai bukti kejahatan Seo Moo Zoo. Tak lama kemudian Seo Moo Zoo mengamati sang wartawan yang sedang menulis artikel didalam mobil. Dan sang wartawan dikabarkan meninggal setelah itu.

Disisi lain, Yoon Jung Woo berjalan tanpa arah dengan tatapan kosong. Kemudian ia bertemu dengan teman waktu dipelatihan militer. Temannya bernama Chan Hyun. Merekapun makan bersama. Yoon Jung Woo menceritakan keanehan yang dia alami bahwa ia tinggal dirumah kost yang berisi para psikopat. Kemudian ia mendapatkan telepon dari Ji Eun.

Ternyata Ji Eun telah diculik oleh Seo Moo Zoo, suara Ji Eun sangat ketakutan. Seo Moo Zoo mengajak Yoon Jung Woo bertemu dikamar kostnya jika ingin Ji Eun selamat.

Ji Eun diculik dengan cara Seo Moo Zoo mendatangi rumah Ji Eun. Seo Moo Zoo datang dengan alasan ingin memberikan bingkisan dari Yoon Jung Woo. Kemudian Seo Moo Zoo menculiknya sebagai jaminan agar Yoon Jung Woo mau kembali.

Yoon Jung Woo langsung naik taksi dan pergi kerumah kost itu. Chan Hyun bersikeras menemani Yoon Jung Woo kembali ke rumah kost itu.

Episode 10

Yoon Jung Woo kembali ke rumah kost bersama Chan Hyun. Sebelum masuk, Ia menelepon Song Jung Hwa dan memberitahu bahwa ia akan masuk ke rumah kost karena pacarnya disekap. Song Jung Hwa memberitahukan bahwa ia akan segera menyusul.

Chan Hyun masuk membawa senjata yang ia pungut dilluar kost. Yoon Jung Woo memperingati agar Chan Hyun segera pergi, tetapi tetap mengikutinya perlahan.

Yoon Jung Woo mengecek kamar satu persatu. Chan Hyun meminum minuman yang ada disamping laptop Yoon Jung Woo dan langsung tak sadarkan diri. Seo Moo Zoo menyuruh Yoon Jung Woo membunuh temannya agar Ji Eun bisa selamat. Tetapi ia malah menyerang Seo Moo Zoo. Dan temannya meninggal karena dibunuh oleh Byeun Deuk-jung dan Hong Nam-bok.

Yoon Jung Woo berkelahi dengan Seo Moo Zoo. Tetapi ia kalah dan pingsan. Ia sadar bahwa dunia yang selama ini ia keluhkan masih lebih baik sekalipun hidup melarat, kakak yang merepotkan, ibu yang malang, kehidupan militer ataupun kehidupan kampus. Ternyata semua itu masih lebih baik daripada hidup di rumah kost yang seperti neraka mencekam yang diciptakan oleh orang asing. Ia teringat pesan ibunya yaitu untuk berhati-hati kepada orang lain karena manusia itu makhluk paling menakutkan.

Setelah sadar, Yoon Jung Woo sudah terikat disebuah kursi. Ia melihat Ji Eun yang sedang terbaring karena obat bius. Seo Moo Zoo memakaikan gelang dengan gantungan gigi para korban yang telah dibunuh sambil mengatakan “Akan kubiarkan kamu hidup ”

Song Jung Hwa mendatangi rumah kost eden dan menanyakan keberadaan Yoon Jung Woo kepada Eom Beok-soon. Tak lama kemudian ia pingsan karena dipukul. Mereka menyekap Song Jung Hwa di baseman bersama dengan An He Joong. Kemudian memindahkan mobil polisi agar tidak dicurigai.

Byeon Deuk–jong membersihkan TKP dan teringat perjanjiannya dengan sang wartawan. Dan malah mendapatkan berita kematian sang wartawan.

Eom Beok-soon membunuh Hong Nam-book, ia marah karena Hong Nam-book membunuh seseorang yang harusnya dibunuh dengan tangannya sendiri. Seo Moo Zoo mempengaruhi Eom Beok-soon untuk segera membunuh Yoon Jung Woo. Akhirnya ia dibunuh oleh Seo Moo Zoo saat berusaha akan membunuh Yoon Jung Woo.

Byeon Deuk-Jong menghampiri Seo Moo Zoo diatap. Ia menusuk Seo Moo Zoo dengan pisau. Seo Moo Zoo pura-pura tertusuk dan menahan pisau itu dengan tangannya. Ketika Byeon Deuk-jong lengah ia langsung mengayunkan pisau dengan lihai. Byeon Deuk-jong pun meninggal.

Seo Moo Zoo mendatangi Yoon Jung Woo. Ia menyarankan Yoon Jung Woo untuk membunuh sesuka hati. Keduanya saling berkelahi untuk bisa bertahan hidup.

“Matilah dengan cara paling menderita”. Ucap Yoon Jung Woo saat hendak membunuh Seo Moo Zoo.

“Kamu adalah mahakarya terbaikku”. Ucap Seo Moo Zoo sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Setelah semuanya selesai, rekan polisi Song Jung Hwa datang ke rumah kost eden. Song Jung Hwa menanyakan keberadaan Yoon Jung Woo. Yoon Jung Woo berada di ambulan dan mengalami beberapa luka. Kemudian ia dirawat dirumah sakit.

An Hee Jong bisa diselamatkan. Tetapi belum bisa berbicara. Lalu detektif menunjukkannya beberapa foto penghuni kost dan An He Jong menunjuk orang-orang yang hampir membunuhnya.

Rumah kost eden dijaga oleh polisi, klinik gigi itu tutup sementara dan perusahaan Jae Ho akhirnya bubar. Orang-orang yang berhasil selamat diinterogasi oleh polisi.

Polisi mengungkapkan bahwa Eom Book-soon membunuh Hong Namb-book. Seo Moo Zoo membunuh Eom Book-soon dan Byeun Deuk-jong. Tetapi polisi merasa janggal dengan hal itu karena mayat mereka ditemukan dengan luka yang masih amatir dan nampak dilakukan oleh satu orang saja.  

Song Jung Hwa mengunjungi Ji Eun dan Yoon Jung Woo untuk menanyakan kondisi mereka. Ji Eun masih trauma dan mengaku bahwa ia pingsan selama kejadian itu berlangsung. Dalam pikirannya ia merasa aneh karena melihat Yoon Jung Woo berbicara dengan dirinya sendiri sambil mencekik dan marah-marah.

Song Jung Hwa menyampaikan kepada Yoon Jung Woo bahwa tindakannya akan dianggap sebagai membela diri. Kemudian Yoon Jung Woo pergi kekamar rawatnya. Song Jung Hwa kembali mendatangi Yoon Jung Woo untuk mengembalikan buku yang ia temukan dilantai empat.

Saat mengunjungi Yoon Jung Woo, ia merasa sangat terkejut melihat gelang yang ada ditangan Yoon Jung Woo. Ia teringat saat Hong Nam-book dibunuh ia mendengar bunyi seperti gelang milik Yoon Jung Woo.

Yoon Jung Woo pun kembali melanjutkan menulis novel.

Sampai jumpa di drama korea lainnya.

 

Post a Comment for "Alur Drama Korea - Strangers From Hell"