Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ikhlas Paling Serius Karya Fajar Sulaiman

 

 “Ikhlas Paling Serius” karya “Fajar Sulaiman”, buku ini berisi tentang kata – kata sederhana yang akan menyentuh hati. Ia akan menemani kamu dikala hati sedang sedih karena kisah cinta yang kandas, lalu menjadi sebuah awal yang baru dan berjalan kedepan dengan mengikhlaskan segala hal yang tidak sesuai harapan.

Buku ini mempunyai tiga bagian.

Part I membahas tahap melupakan.

Seseorang yang pernah menjadi kekasih orang lain. Pernah menggenggam tangannya, kemudian yakin bahwa ia adalah hadiah dan jawaban atas segala doa selama ini. Seseorang yang mampu menjadi pendengar setia setiap keluh kesah. Menjadi bahu yang bersedia menopang risau, dan menghapus derasnya air mata yang tak tertahan. Tapi tuhan berkata lain.

Terkadang memang ada hal yang tidak bisa dipaksakan. Tidak semua hadir menjadi takdir. Bisa saja, ia hadir hanya untuk menguji seberapa gigih kamu berjuang, dan seberapa lapang hati kamu untuk merelakan.

Bagi dia yang pandai menyikapi hati. Melupakan hanyalah perkara mudah. Dia tahu mencintai memang tidak harus dicintai Kembali. Ia tetap terjada sekalipun tak saling bertatap. Karena ia paham, hal yang membuatnta Bahagia bukanlah Ketika ia mendapat sesuatu yang ia inginkan. Melainkan Ketika ia mampu memastikan bahwa sore tanpanya, baik-baik saja.

Ingatlah, kamu pernah berjuang segigih itu untuknya. Seberjuang itu, demi meyakinkan bahwa kamu adalah perhentian terakhir dan jawaban dari doa-doamu akan seseorang yang sungguh-sungguh setia.

Percayalah, bahwa Tuhan lebih mencintaimu daripada dia yang kamu cintai. Barangkali, jika sebuah ketabahan tak cukup membuatnya paham. Mungkin kehilangan akan membuatmu lebih mengerti.

Part II membahas tahap mengikhlaskan.

Jika kelak kau menaruh tanya; rasakanlah, luka yang kau anggap sederhana hampir menjatuhkan seseorang kedalam jurang keputusasaan. Kepada Tuhan perlu kiranya aku bersyukur, bahwa perpisahan itu adalah cara Tuhan mengatakan “Bukan ia jawaban dari bahagiamu”.

Sesuatu yang ditakdirkan untukmu tidak akan pernah menjadi milik orang lain. Jika ia sudah berada digenggamanmu, akan selalu ada ribuan cara yang membuatnya pergi. Dan sesuatu yang bukan milikmu, sekeras apapun usahamu mengejar ia akan selalu menghindar. Bahkan seasing apapun, ia akan menjelma ribuan kebetulan hanya untuk pertemuan – pertemuan yang menjadikannya saling.

Tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu yang baik untuk membuat keadaan tidak baik. Jika ada cinta yang membuat terluka, itu cinta yang kau ciptakan sendiri. Rasa sakit, sedih, kecewa dan putus asa, terlahir dari harapan yang tertanam dalam hati. Belajarlah mengikhlaskan karena itu adalah cara bertanggungjawab pada hatimu sendiri.

Percayalah, bahwa sesuatu yang indah tidak diperoleh dengan mudah. Suatu hari nanti, segala hal yang saat ini kamu tangisi akan menjadi hal yang kamu syukuri.

Part III membahas tahap Akhirnya melupakan.

Apapun yang digenggam terlalu erat hanya akan menyakiti tanganmu dan meninggalkan bekas. Begitupun dengan hati. Sekuat apapun kau genggam, jika bukan takdirmu, dia tidak akan tinggal.

Lepaskan siapapun yang menyakitimu, relakan apa pun yang membuatmu hancur perlahan. Jiwamu punya hak untuk hidup lebih tenang dan ragamu juga punya hak untuk hidup lebih Bahagia.

Pada akhirnya, ikhlas itu berkaitan dengan jarakmu dan Tuhan. Semakin dekat seseorang dengan Tuhan, maka semakin mudah menerima segala ketetapan Tuhan.

Tuhan tahu kamu kuat, makanya Ujian-Nya lebih berat!.

Tuhan tahu kamu hebat, makanya Dia memberikan kebahagiaan bukan diwaktu yang cepat, tapi di waktu yang tepat.

Jadikanlah do’a menjadi satu-satunya bekal untuk mengantarkan pada sebuah kebahagiaan yang mengakhiri kesedihan dan menghapus segala air mata yang jatuh sia-sia.

Tak perlu berusaha keras untuk menghapus kenangan yang berjajar rapi dalam ingatan. Kenangan itu melekat pada hati, biarkan saja kenangan itu tetap hidup. Kelak, kita akan tiba pada masa dimana kita terbiasa mengingatnya sebagai sesuatu yang biasa saja.

Semoga ikhlas paling serius ini, kelak menjadi amin yang mengabulkan pengharapan akan seseorang yang mencintaimu dengan cara paling serius.

 

Review Buku

Secara keseluruhan buku ini mengambarkan ungkapan perasaan seseorang tentang sebuah hubungan sepasang kekasih yang tidak berakhir Bahagia. Disaat mengalami patah hati itu, seseorang akan merasa bahwa dunia telah hancur dan barangkali semesta memang mengutuknya untuk tidak Bahagia. Dari buku ini, kita belajar bahwa perjalanan pahit tersebut, harus disikapi dengan menerima segala takdir dengan lapang dada dan memiliki rasa ikhlas yang paling serius. Karena ikhlas mampu mengantarkan sebuah luka untuk membuka lembaran baru yang lebih baik.

Pemilihan diksi dalam buku ini sangat indah dan mudah dipahami. Tampilan bukunya juga tidak monoton dengan sajian gambar disetiap lembarannya. Buku ini sangat cocok untuk menemani kamu memahami sebuah patah hati yang harus diterima dengan ikhlas.

Jadi, sudah tertarik membaca bukunya belum nih? Karena patah hati karena putus cinta memang tidak mudah untuk dilewati.

Sampai jumpa di buku lainnya!!!.


 

 

Post a Comment for "Ikhlas Paling Serius Karya Fajar Sulaiman"